Minggu, 17 Februari 2013

Prinsip - prinsip etika keperawatan


Etika (Yunani kuno: “ethikos“, berarti “timbul dari kebiasaan”) adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep sepertibenar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.

·         Otonomi
Prinsip otonomi didasarkan pada keyakinan bahwa individu mampu berpikir logis dan memutuskan. Orang dewasa dianggap kompeten dan memiliki kekuatan membuat keputusan sendiri, memilih dan memiliki berbagai keputusan atau pilihan yang dihargai. Prinsip otonomi ini adalah bentuk respek terhadap seseorang, juga dipandang sebagai persetujuan tidak memaksa dan bertindak secara rasional.
Otonomi merupakan hak kemandirian dan kebebasan individu yang menuntut pembedaan diri. Praktek profesioanal merefleksikan otonomi saat perawat menghargai hak hak pasien dalam membuat keputusan tentang perawatan dirinya.
·         Benefisiensi
Benefisiensi berarti hanya mengerjakan sesuatu yang baik. Kebaikan juga memerlukan pencegahan dari kesalahan atau kejahatan, penghapusan kesalahan atau kejahatan dan peningkatan kebaikan oleh diri dan orang lain. Kadang-kadang dalam situasi pelayanan kesehatan kebaikan menjadi konflik dengan otonomi.
·         Keadilan (Justice)
Prinsip keadilan dibutuhkan untuk terapi yang sama dan adil terhadap orang lain yang menjunjung prinsip-prinsip moral, legal dan kemanusiaan . Nilai ini direfleksikan dalam praktek profesional ketika perawat bekerja untuk terapi yang benar sesuai hukum, standar praktek dan keyakinan yang benar untuk memperoleh kualitas pelayanan kesehatan .
·         Nonmalefisien
Prinsip ini berarti segala tindakan yang dilakukan pada klien tidak menimbulkan bahaya / cedera secara fisik dan psikologik.
·         Moral right
ü  Advokasi
Advokasi adalah memberikan saran dalam upaya melindungi dan mendukung hak - hak pasien. Hal tersebut merupakan suatu kewajiban moral bagi perawat dalam mempraktekan keperawatan profesional
ü  Responsibilitas ( tanggung jawab )
Eksekusi terhadap tugas - tugas yang berhubungan dengan peran tertentu dari  perawat. Misalnya pada saatpemasangan infus, perawat bertanggung jawab untuk mengkaji kebutuhan klien dengan memberikannya dengan aman dan benar.
ü  Loyalitas
Suatu konsep yang melewati simpati, peduli, dan hubungan timbal balik terhadap pihak yang secara profesional berhubungan dengan perawat.

·         Nilai dan norma masyarakat
Nilai ( Value )
Menggambarkan cita – cita dan harapan – harapan ideal dalam praktik keperawatan.
Nilai yang sangat diperlukan bagi perawat adalah :
ü   Kejujuran
     Pemberian pelayanan kesehatan harus menyampaikan kebenaran pada setiap pasien dan memastikan bahwa pasien sangat mengerti dengan situasi yang dihadapi.
ü  Lemah Lembut
    Memberikan pelayanan dengan baik dan dengan hati yang tulus kepada pasien agar pasien merasa aman dan nyaman dalam menjalani proses perawatan.
ü   Menghargai
    Hubungan yang baik antara perawat dan rekan kerja yang lain serta keluarga pasien, dimana saling menghargai dan menghormati agar terciptanya suasana yang harmonis dalam lingkungan rumah sakit.
referensi
Bertens, K, 2001. ETIKA. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar